Date: 16-11-2018 Digital Publication Services : OSREL | JABM | JAM | ABMR | ABMCS

National Journals

Journal Detail

Perencanaan Ekonomi Wilayah di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

ID : 1-142-5, ISSN : 0854-4190 , PUB: Vol 14 , Agustus, 2007

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis Input-Output, Location Quotients, Pemetaan atas dasar Overlay LQ dan Skalogram. Untuk menentukan perencanaan pengembangan ekonomi wilayah dibuat hirarki pusat-pusat pelayanan sosial ekonomi di tiap kabupaten dan kota. Dari data infrastruktur yang dimiliki daerah yang sesuai sebagai pusat pengembangan ekonomi wilayah adalah kecamatan Wates (kabupaten Kulonprogo), kecamatan Wonosari (kabupaten Gunungkidul), kecamatan Depok (kabupaten Sleman), kecamatan Umbulharjo (kota Yogyakarta), dan kecamatan Banguntapan (kabupaten Bantul).Arah pengembangan ekonomi wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta, dari hasil analisis tersebut dapat ditentukan daerah-daerah yang dapat dijadikan sentra produksi, industri pengolahan dan perdagangan sebagai berikut: di kecamatan Girimulyo, Nanggulan, Karangmojo, Playen, Ngemplak, Ngaglik, Bantul dan Imogiri perlu didirikan agrobisnis sebagai sentra pengembangan sektor pertanian. Di kecamatan Sentolo, Wonosasri, Sleman, Umbulharjo, Dlingo, dan Sewon perlu didirikan sentra industri pengolahan agar sector industri pengolahan dapat berkembang. Sedangkan di kecamatan Kalibawang, Wonosari, Depok dan Gondomanan perlu dibuat pasar yang lebih besar dan lebih baik agar perdagangan di daerah sekitarnya lebih berkembang.

 

Keyword: ekonomi wilayah, pusat-pusat pelayanan, sentra produksi.

Author: Didit Welly Udjianto